Roti Baguette yang tidak panjang, boleh ya?

resep roti mudah, roti baguette, roti garlic, garlic bread, roti tanpa telur, roti tanpa susu, roti jadul

Sebelumnya saya ingin mengucapkan deeply thanks kepada teman-teman yang telah membaca blog ini, mengirim komen, berbagi cerita kadang juga kekonyolan yang sama dengan saya. Saya tidak mengira ternyata di luar sana ada juga yang mau membaca tulisan saya hehe. Sekitar seminggu lalu blog ini nyangkut di salah satu artikel yang dimuat di hipwee.com dan membuat traffic blog ini melonjak hingga lebih 10K visit di hari itu hehehe.. Itu salah satu momen membahagiakan bagi saya, melebihi sensasi melihat adonan mulai mengembang di oven haha! Sekali lagi terima kasih *ketjupbasah

resep roti mudah, roti baguette, roti garlic, garlic bread, roti tanpa telur, roti tanpa susu, roti jadul, mixer, iphone 5, kitchen gadgetKarena beberapa pembaca ada yang bertanya, saya ingin sharing kitchen gadget saya yang selalu setia menemani setiap proses baking. Mixer heavy duty, dapat digunakan untuk menguleni adonan roti. Berkat si Bosch yang ganteng ini, tangan saya tidak pegal dan adonan pun elastis tis tis.  Adengan favorit saya adalah setelah proses mixing selesai maka adonan akan diletakkan di permukaan/meja bersih yang ditabur tepung -dalam hal ini saya menggunakan talenan kayu yang besar hasil berburu di Pasar Tebet Barat- kemudian adonan diuleni lagi sekitar 2 menit sekalian mengecek teksurnya. Naah… momen ini yang paling ngangenin bagi saya.

Kemudian Iphone 5 kesayangan yang baterenya udah bocor ini selalu setia untuk menjadi alat timer. Awalnya saat mulai belajar membuat roti, saya butuh panduan untuk proses mixing adonan. Karena saya masih belum tahu betul adonan yang sudah elastis itu seperti apa. Jadi untuk set waktunya saya sesuaikan dengan yang dikatakan/ditulis dari resep yang saya dapat di internet. Sekarang kebiasaan, setiap mau menggunakan mixer, bahkan untuk timer oven pun saya menggunakan ini. Karena, angka oven Kirin 19 L saya ini sudah hilang sebagian angkanya. Smartphone ini juga selalu ikut menjadi contekan saya untuk eksekusi resep.

resep roti mudah, roti baguette, roti garlic, garlic bread, roti tanpa telur, roti tanpa susu, roti jadulSiapa sih yang tidak mengenal roti Baguette ini? Roti Perancis yang panjangnya seperti tongkat, mudah ditemukan di supermarket besar dan harganya pun murah! Biasanya sekitar 5 – 10 ribuan kisarannya. Nah karena murahnya ini, saya selalu dilarang suami untuk buat sendiri. Ongkosnya jauh lebih mahal kalau buat sendiri alasannya. Tampaknya sih iya ya hehe.. Tapi kan motto saya -sepertinya juga motto orang yang baru belajar masak seperti saya- yang penting buat sendiri, enak atau gak enak itu bonus atau resiko haha. Sepakat?

resep roti mudah, roti baguette, roti garlic, garlic bread, roti tanpa telur, roti tanpa susu, roti jadul, mixer, proofing, roti wheat branNah, kemudian kenapa saya membuat roti Baguette nya tidak panjang seperti tongkat? Seharusnya namanya juga bukan roti Baguette ya, karena secara etimologis bagutte itu bahasa Prancisnya tongkat. Dari sebuah artikel yang saya baca, dahulu roti ini -sebelum dikenal dengan nama baguette- bentuknya bundar. Tapi di awal abad 20, ketika pemerintah melarang pembuat roti untuk memanggang sebelum jam 4 pagi membuat kelabakan. Karena masyarakat Prancis terancam tidak sarapan tepat waktu. Akhirnya, timbul ide untuk membuat roti dengan bentuk panjang dan tipis seperti tongkat sehingga memperpendek waktu memasaknya.

Nah… berarti boleh dong ya saya tidak bentuk panjang? Hehe… karena sebenernya saya bersemangat membuat roti kali ini karena ngiler ingin membuat Pull Apart Garlic Bread yang saya intip di youtube. Karena ingin semuanya serba homemade, maka saya membuat roti dengan bahan dan metode roti baguette ini dengan bentuk bulat.

resep roti mudah, roti baguette, roti garlic, garlic bread, roti tanpa telur, roti tanpa susu, roti jadul, mixer, proofing, roti wheat branResep Roti Baguette adaptasi dari laurainthekitchen.com

Untuk resep roti lainnya dapat dilihat di Finally Found You - Resep Basic Roti (tawar, pizza, roti isi) Terbaik!, Yuk Membuat Roti Tawar Sendiri!, Nutella Parmesan Bread Honey Wheat Bushman Bread, Buttermilk Wheat Bread, Honey Oat Wheat Bread

Bahan:

Untuk mengetahui konversi cup ke gram dapat dilihat disini.
  • 3 1/2 – 4 cup tepung serba guna. Mulai dengan 3 1/2 cup dulu, jika dirasa masih terlalu lengket dapat ditambahkan lagi 1/2 cup nya. Saya menggunakan 3 1/2 cup tepung serba guna dan menambahkan 1/2 cup wheat bran, sehingga teksturnya tidak terlalu lengket seperti resep ini yang memang sangat lengket seharusnya (saya lihat di youtube).
  • 1 1/2 cup air hangat. Karena saya menggunakan Puratos Otentic Dolce yang berfungsi sebagai ragi dan pengembang tidak perlu menggunakan air hangat, cukup air biasa.
  • 1 1/2 sdt ragi instan (fermipan). Saya menggunakan 2 sdm Puratos Otentic Dolce, takaran 5% dari jumlah tepung untuk roti jenis ini.
  • 1 sdt gula pasir.
  • 2 sdt garam.

Cara membuat:

  1. Larutkan ragi, gula ke dalam air hangat. Diamkan selama kurang lebih 10 menit hingga raginya berbuih.
  2. Jika menggunakan standing mixer: masukkan tepung, garam dilanjutkan dengan larutan ragi tadi (dalam hal ini saya memasukkan semua bahan dalam wadah mixer) Aduk kurang lebih 6-7 menit.  Ada yang berpendapat sebaiknya garam dimasukkan belakangan setelah adonan diaduk beberapa saat karena fungsi garam menghentikan kerja ragi, silakan dilakukan. Tetapi saya tidak pernah melakukan terpisah langsung cemplung-cemplung nyatanya roti saya tetap mengembang hehe.. Dan beberapa video di youtube yang saya intip bahkan semua bahan langsung dicampur, raginya tidak dilarutkan dahulu. Entah mana yang betul, yang penting rotinya berhasil hehehe.. 
  3. Jika menggunakan tangan, dalam wadah besar masukkan terigu dan garam kemudian campuran larutan ragi dan gula. Aduk kurang lebih selama 10 menit. Menurut resepnya adonan akan sangat lengket. Jangan khawatir, karena memang tekstur seperti ini seharusnya. resep roti mudah, roti baguette, roti garlic, garlic bread, roti tanpa telur, roti tanpa susu, roti jadul, mixer, proofing, roti wheat bran
  4. Setelah selesai, masukkan ke dalam wadah yang telah di oles dengan minyak sayur. Dan tutup dengan plastic wrap/lap bersih diamkan untuk proofing kurang lebih 1-2 jam atau hingga adonan mengembang 2 kali lipat. Karena saya menggunakan tambahan wheat bran yang memang karakternya menyerap air, maka adonan saya lebih padat dibanding seharusnya. Saya menggunakan mixer bowl lagi untuk proofing sebelumnya dioles dengan minyak sayur dahulu.
  5. Setelah mengembang seperti pada gambar tersebut di atas, kempeskan adonan dengan ditinju jangan keras-keras ya tar sakit tangannya hehe. Letakkan ke dalam meja/permukaan bersih yang telah ditabur tepung. Tabur tepung di atasnya. Uleni hingga tepung terserap dan adonan tidak lengket lagi. Jangan ragu menambah tepung jika adonan masih dirasa lengket. Tapi jangan banyak-banyak juga ya, nanti kebanyakan tepung. Segenggam-segenggam dulu nambahnya. Untuk adonan saya, saya kempeskan dan uleni di permukaan yang dilapisi tepung tipis saja selama kurang lebih 2 menit.
  6. Jika ingin membentuk baguette panjang, maka adonan dapat dibagi menjadi 3 bagian dan dibentuk memanjang. Agar menjaga bentuknya tidak melebar, letakkan di atas lap bersih yang telah ditabur tepung kemudian lipat sisi sampingnya letakkan lagi adonan lainnya lipat lagi. Intinya diberi ‘pagar’ agar tidak melebar. Untuk lebih jelasnya ilustrasi gambar yang saya ambil dari www.kingarthurflour.com sebagai berikut:  6222_10_03_2012__11_41_28_4561223039975048Ada juga cetakan khusus untuk baguette yang saya ambil dari web yang sama seperti di samping ini. Adonan di telakkan di cekungannya, setelah matang tekstur di bawahnya akan kotak-kotak kecil seperti jika kita membeli baguette di toko.
  7. Karena saya menginginkan bentuk bulat dan untuk menjaga agar tidak mbleber bentuknya, saya menggunakan *lagi-lagi mixer bowl saya. Sebelumnya saya letakkan lap bersih yang telah ditabur tepung. Jangan lupa tabur sedikit tepung di atasnya. Selain berfungsi sebagai alas juga untuk menjaga agar bentuknya tidak terlalu besar ke samping. resep roti mudah, roti baguette, roti garlic, garlic bread, roti tanpa telur, roti tanpa susu, roti jadul, mixer, proofing, roti wheat bran
  8. Second proofing ini kurang lebih 30 menit sampai 1 jam atau hingga adonan mengembang.
  9. Sambil menunggu proofing kedua, panaskan oven dengan suhu 240’C. Untuk menghasilkan permukaan yang kriuk dan bagian dalam yang chewy khas roti baguette, saat memanggang masukkan wadah berisi air di bawah loyang. Atau jika ovennya besar bisa masukkan wajan kecil saat oven dipanaskan. Nanti saat adonan dimasukkan, wajan diisi air 1 cup dan oven langsung ditutup. Karena oven saya kecil dan memanggangnya pun di rak paling bawah, hanya tersisa space sedikit di antara besi penghantar panas. Akhirnya saya menemukan cetakan mini pizza yang dapat digunakan untuk airnya. Karena ribet, saat dipanaskan cetakan ini tidak saya masukkan. Baru saya tata dan diisi air setelah adonan mau dipanggang. resep roti mudah, roti baguette, roti garlic, garlic bread, roti tanpa telur, roti tanpa susu, roti jadul
  10. Setelah adonan mengembang, pindah ke loyang yang telah di alas dengan kertas roti dan ditabur tepung sedikit. Kemudian sayat dengan pisau yang tajam. Masukkan ke dalam oven yang telah dipanaskan, panggang selama 30-35 menit. Letakkan wadah berisi air di bawah loyang. Penampakannya seperti ini hehe.. image
  11. Karena oven saya kurang merata panasnya, 15 menit saya putar agar tidak gosong sebelah. So, setelah berwarna coklat keemasan dan ditepuk bawahnya bergema (hollow sound) maka roti telah matang. Diamkan 10 menit baru dipotong untuk dinikmati.

Selamat mencoba. Bon Appetite!

 

Lily Nurlita Mohamad

Pekerja kantoran yang baru belajar memasak. Setiap kekacauan atau keindahan yang terjadi di dapur saya selalu menjadi hal yang mengasyikkan bagi saya. Tinggal di hiruk-pikuk Jakarta, memasak adalah salah satu momen refreshing yang selalu saya rindukan.

7 thoughts on “Roti Baguette yang tidak panjang, boleh ya?

  • Pingback: Pull Apart Garlic-Mozza Bread, life is short-just eat garlic bread! | cookingasyik

    • July 28, 2015 at 10:14 pm
      Permalink

      Terima kasih ya 🙂 Sukses juga untuk dakaphotography

      Reply
  • October 9, 2015 at 4:46 pm
    Permalink

    Halo.. Mau tanya sis,aku baru nyoba resepnya nih.. Emang adonannya nempel dan lembek bgt ya?

    Reply
    • October 9, 2015 at 4:52 pm
      Permalink

      Hai Mbak Anissa. Kalau adonannya terlalu lembek bisa ditambah lagi tepungnya mbak sedikit demi sedikit hingga ketemu tekstur yang tidak lengket tapi juga tidak terlalu banyak tepung.

      Semoga membantu ya.. Happy baking!

      Reply
  • July 1, 2016 at 11:52 pm
    Permalink

    Halo salam kenal.tanya dong mbak.klo pake oven listrik ky kirin dan sejenisny gt klo memanggangny pake air gt konslet tidak ya oveny mbak?trims

    Reply
    • July 2, 2016 at 5:51 pm
      Permalink

      Hai Grace salam kenal juga. Gak papa asal airnya gak kena ke besi2 penghantar panas yg melintang itu.

      Reply

Leave a Reply