Yuk Membuat Roti Tawar Sendiri!

membuat roti tawar mudah, roti tawar sendiri, white bread, membuat roti tawar sendiriHari Minggu lalu kami mengawali dengan menonton Godfather yang pertama dari triloginya di jam 7 pagi. Ah sebuah kesalahan (yang menyenangkan), akibatnya seharian kami jadi tidak produktif sudah macam dilem saja di sofa malas bergerak. Bagi kami sejak menonton Godfather pertama kali di tahun 90-an, telah menjadi favorit dan film legenda sepanjang masa. Ah Coppola memang juara mengolah script nya Mario Puzzo ini. Setiap tahun selalu ada 2 atau 3 kali menonton trilogi ini. Dan ini harus urut nontonnya. Bayangkan, kurang lebih 10 jam durasi ketiga filmnya! Hanya beranjak untuk solat, makan dan keperluan kamar mandi selain mandi haha. Bahkan kami hafal gerakan dan dialog-dialog beberapa tokohnya. Ketika anak buah Solozzo menirukan saxofon di acara perkawinan Conny adiknya Michael Corleone “sozzom…sozzom..” Atau ketika adegan Mary Carleone dan Vincent Mancini yang diperankan oleh Andy Garcia saat masih kinyis-kinyis, saat indehoy membuat pasta sambil berpegangan tangan hahaha kami akan dulu-duluan menirukan gerakannya. Dan banyak detail, dialog atau ekspresi yang selalu menjadi bagian becandaan kami. Hmm.. aneh kah? Atau mungkin teman-teman juga punya pengalaman seperti kami?

Nah critanya udah diniatin dari hari Jumat kalau saya akan membuat roti tawar klasik ini. Berhubung acara di hari Minggu agak porak-poranda, akhirnya baru mulai buat sekitar jam 3 sore. Film kami pause. Saya mengerjakan roti, suami saya mengerjakan PR nya yang lain.

Karena kemrungsung, entah kebanyakan takaran tepungnya atau memang cairannya kurang ketika di mixer adonan rotinya terlalu banyak tepung. Akhirnya saya tambahkan 2 sdm susu cair. Memang seninya membuat roti ya begini. Kita harus melihat apakah adonan terlalu lembek atau kurang cairan. Meski kadang plek sama resep, tapi rupanya jenis tepung, suhu, dan kelembaban juga mempengaruhi hasil akhir. Untungnya setelah saya tambahkan 2 sdm susu cair adonan sudah ok, saya lanjutkan uleni di meja yang telah saya oles minyak agar tidak lengket.

Akhirnya roti selesai dipanggang kurang lebih menjelang magrib. Dan setelah magrib kami teruskan menonton film sambil ngemil roti hangat haha…

Udah ah takut dilempar sendal karena kebanyakan cerita, yuk langsung menuju resep.

membuat roti tawar mudah, roti tawar sendiri, white bread, membuat roti tawar sendiri

White Bread alias Roti Tawar adaptasi dari laurainthekitchen.com 

Untuk melihat resep roti tawar lainnya dapat dilihat di Honey Wheat Bushman Bread, Buttermilk Wheat Bread, Honey Oat Wheat Bread, Ternyata Membuat Roti Gandum Sendiri itu Mudah!

Bahan-bahan: 

  • 4 cup (480 gr) tepung protein tinggi, untuk mengetahui mengenai konversi takaran dapat dilihat disini
  • 1/3 cup (40 gr) susu bubuk (resep asli menggunakan non fat, saya menggunakan Dancow putih biasa/full cream)
  • 2 sdt garam
  • 2 sdm gula pasir (rasanya masih kurang manis sedikit, sepertinya saya akan menambahkan 1 sdm lagi untuk pembuatan berikutnya)
  • 3 sdm shortening dicairkan (karena shortening saya sudah berbau tengik,saya menggunakan unsalted butter)
  • 2 1/4 sdt ragi instant/fermipan (saya menggunakan puratos dolce 5% dari tepung terigu, 24 gr)
  • 1 1/4 cup air hangat (karena saya menggunakan puratos dolce jadi menggunakan air dingin/air biasa saja tidak apa)

Cara memasak: 

  1. Menggunakan standing mixer untuk roti:
    • Campur semua bahan. Pasang pengaduk adonan roti. Setel selama kurang lebih 8-10 menit atau hingga kalis. Ciri adonan kalis jika di tusuk dengan jari akan langsung kembali ke bentuk semula.
    • Keluarkan adonan dari mixer ke permukaan rata/meja yang telah ditaburi tepung agar tidak lengket, uleni sebentar dengan tangan (kalau saya sukaa adegan ini rasanya gimanaa gitu). Bentuk bulat.
    • Olesi mixer bowl dengan minyak sayur/olive oil. Masukkan adonan seluruh permukaan dioles dengan minyak sayur/olive oil.
    • Tutup dengan plastic wrap/lap bersih. Simpan di tempat yang hangat dan diamkan untuk proofing selama kurang lebih 1 jam atau hingga adonan mengembang dua kali lipat. Jika cuaca agak dingin seperti sekarang, waktu proofing biasanya lebih lama.
  2. Menggunakan tangan:
    • Campur semua bahan kering di mangkok yang besar. Bentuk sumur di tengahnya masukkan semua bahan cair.
    • Aduk dengan sendok kayu atau tangan hingga adonan tercampur. Jika adonan sudah menggumpal dan semua tepung sudah tercampur pindahkan ke meja yang telah ditaburi tepung agar tidak lengket.
    • Uleni kurang lebih 10-15 menit hingga adonan menjadi kalis elastis. Ciri adonan kalis jika di tusuk dengan jari akan langsung kembali ke bentuk semula.
    • Jika sudah kalis, bentuk bulat. Dan simpan dalam mangkok yang telah dioles minyak sayur/olive oil. Jangan lupa adonan juga dioles minyak sayur/olive oil agar tidak membentuk kerak permukaannya.
    • Tutup dengan plastic wrap/lap bersih. Simpan di tempat yang hangat dan diamkan untuk proofing selama kurang lebih 1 jam atau hingga adonan mengembang dua kali lipat. Jika cuaca agak dingin seperti sekarang, waktu proofing biasanya lebih lama.
  3. Setelah 1 jam atau hingga adonan mengembang dua kali lipat, kempiskan adonan. Uleni 1-2 menit dan bentuk memanjang (loaf).
  4. Siapkan loyang dan oles dengan minyak sayur. Masukkan adonan ke dalam loyang, tutup dengan plastic wrap dan diamkan untuk proofing kedua kalinya selama kurang lebih 45 menit hingga 1 jam.
  5. Setelah mengembang, masukkan ke dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya pada suhu 180’C. Panggang selama 45 – 50 menit atau hingga adonan matang. Cirinya, jika ditepuk-tepung akan terdengar suara bergema. Kalau masih berat suaranya berarti masih belum matang seluruhnya. Jangan lupa jika ovennya panasnya kurang merata setiap 15 menit posisinya bisa dipindah-pindah agar warna coklat keemasannya merata. Jika kurang menyukai permukaan yang keras, setelah 20 menit (setelah merasa cukup) dapat ditutup dengan aluminium foil.
  6. Setelah matang, adonan langsung dikeluarkan dari loyang. Jangan didiamkan terlalu lama di loyang karena nanti rotinya akan lembab karena uap air akibat panasnya tadi. Diamkan di atas rak kawat.
  7. Jika ingin permukaannya lembut, begitu matang langsung dioles dengan tissu dapur yang telah diberi air sedikit. Sedikit ya.. jangan banyak-banyak. Tapi saya sih lebih suka kriuk-kriuk jadi saya diamkan saja.
  8. Tunggu hingga dingin, potong dengan pisau roti dan roti tawar pun siap di santap!

Biasanya roti tawar ini untuk persediaan 3-4 hari. Semoga bermanfaat, selamat mencoba. Bon Appetit!

membuat roti tawar mudah, roti tawar sendiri, white bread, membuat roti tawar sendiri

 

Lily Nurlita Mohamad

Pekerja kantoran yang baru belajar memasak. Setiap kekacauan atau keindahan yang terjadi di dapur saya selalu menjadi hal yang mengasyikkan bagi saya. Tinggal di hiruk-pikuk Jakarta, memasak adalah salah satu momen refreshing yang selalu saya rindukan.

5 thoughts on “Yuk Membuat Roti Tawar Sendiri!

Leave a Reply