Ternyata Membuat Roti Gandum Sendiri itu Mudah!

resep membuat roti gandum whole wheat bread roti gandum sendiri enak dan mudah dengan mixerSetelah memiliki kitchen gadget terbaru si mixer Bosch yang bisa mencampur adonan roti tanpa harus sakit pinggang dan tangan pegal, saya jadi heboh ingin mencoba berbagai rupa jenis roti. Sudah lama saya mengincar resep roti gandum ini, namun karena melihat resepnya harus diuleni, saya jadi mengurungkan niat membuatnya nunggu punya mixer dulu haha.

resep membuat roti gandum sendiri enak dan mudah dengan mixerSudah dua kali saya membuat roti gandum ini, dan keduanya menghasilkan roti yang berbeda. Oh ya, dua foto di atas adalah percobaan kedua ya. Menghasilkan roti yang amat sexy layaknya roti tawar. Saya sampai jingkrak-jingkrak kegirangan saat melihat di oven tinggi menjulang cantik. Resep kedua menggunakan whole wheat flour 100% alias tepung gandum semua tanpa campuran. Untuk tekstur dan rasa meski enak kata suami (sebagai tester bersertifikat dan terpercaya) namun sensasi nya berbeda dengan percobaan pertama. Yang memang ada campuran wheat bran nya. Jadi ada kres kres nya gitu. Untuk lidah saya, manisnya memang kurang dikit lagi. Masih enak yang percobaan pertama.

Membuat roti gandum wholemeal wheat bread mudah menggunakan mixerNah ini dia penampakan roti percobaan pertama, tampak serat-serat gran nya yang menambah sexy dan sensasional hehe. Namun, di percobaan pertama ini resep yang saya gunakan seharusnya menggunakan tepung gandum namun karena saat itu saya memiliki wheat grain dan tepung roti biasa maka saya menggunakan campuran keduanya. Saya mengikuti saran penjual tepungnya, untuk mencampur 10-20%   dengan tepung terigu protein tinggi. Barangkali karena ada yang salah dengen proses penakarannya sehingga adonan yang dihasilkan sangat lembek. Dan saya juga memanggang dengan loyang loaf yang kebesaran. Sehingg si roti kurang menjulang. Namun taste nya ciamik.

kulit ari gandum wheat branOh ya, yang disebut wheat bran adalah kulit ari gandum yang merupakan dihasilkan dari proses penggilingan gandum. Bentuknya seperti kepingan-kepingan (flakes) yang akan menghasilkan sensasi tersendiri ketika kita menggigit roti yang telah dicampur ini. Di TBK besar biasanya ada, saya membeli ini secara online dan penjualnya bilang ini tepung gandum kasar hehe. Saya juga baru ngeh setelah barangnya tiba bahwa bran ini teksturnya sama sekali berbeda dengan tepung dan malah cenderung kering seperti serbuk gergaji. Nah, untuk mendapatkan manfaat serat dan sensasi rasa yang lebih kaya, bran ini banyak digunakan sebagai campuran roti/muffin/cookies.

Resep membuat roti gandum wheat bread mudah dengan mixerPercobaan pertama saya mengambil resep dari justryandtaste dan percobaan kedua saya mengambil dari wholewheatbreadrecipe yang merupakan inspirasi mbak endang jtt dengan mengubah takaran madunya.

resep membuat roti gandum whole wheat bread dengan judah dan enak

Oh ya, saya akan berbagi tips berdasarkan pengalaman saya yang belum seberapa ini agar hasil roti sesuai dengan idaman, empuk dan menul-menul.

  1. Jika menggunakan oven listrik kapasitas kecil seperti saya (19 liter), letakkan loyang di rak paling bawah. Meskipun di resep meminta untuk diletakkan di tengah. Karena, jika diletakkan di tengah membuat paparan panas paling atas sangat deket ke permukaan roti. Ini yang membuat permukaan roti mengeras.
  2. Untuk roti tawar yang dipanggang lama, agar menghindari permukaan terlalu gosong bisa dibungkus dengan aluminium foil setelah menit ke 15.
  3. Set waktu setiap 15 menit, putar posisi loyang agar panasnya merata, set lagi 15 menit dan begitu seterusnya hingga matang.
  4. Untuk resep roti manis yang perlu di oles susu/ovex/kuning telur, lakukan dengan metode setiap 15 menit tadi. Oles, panggang 15 menit, oles lagi, putar set 15 menit lagi begitu seterusnya hingga matang.

Jika tertarik melihat resep roti lainnya bisa intip Japanese Milk Bread – Roti Empuk dengan Metode Tangzhong (water roux),  Roti Isi Kacang Merah, Roti Manis Super Simple, Garlic Bread

WHOLE WHEAT BREAD – ROTI GANDUM UTUH (diambil dari wholewheatbreadrecipes.blogspot.com)

Bahan-bahan: 

  • 3 1/2 cup (380 gr) tepung gandum utuh (whole wheat bread)
  • 1/3 cup (80 ml) susu cair (karena susu cair saya habis, saya menggunakan 1/2 bungkus susu bubuk + 80 ml air hangat)
  • 1/4 cup (4 sdm) madu – bisa ditambah/kurang sesuaikan manisnya (di roti sebelumnya saya menggunakan 6 sdm madu untuk 330 gr tepung rasanya lebih nikmat. Barangkali bisa dicoba 6-8 sdm madu)
  • 1/4 cup (4 sdm) minyak sayur (saya menggunakan olive oil)
  • 1 cup (240 ml) air hangat
  • 1 1/4 sdt garam
  • 1 bungkus ragi (saya menggunakan fermipan)

Resep membuat roti gandum wheat bread mudah dengan mixer

Cara membuat: 

  1. Campurkan air hangat, ragi, madu, minyak dan susu. Aduk hingga rata, sisihkan hingga ragi tercampur dan mengembang seperti tampak pada gambar.
  2. Dalam mangkok mixer (jika menggunakan) campur semua bahan kering aduk dulu hingga rata.
  3. Masukkan bahan cair, nyalakan mixer dan biarkan dia bekerja dengan sungguh-sungguh hehe. Kurang lebih selama 10 menit hingga adonan kalis. Jika menggunakan manual, campur rata dan uleni hingga kalis. Untuk mengetahui kalis/tidaknya jika dilakukan window pane test sudah transparant (ambil secuil adonan, jembreng hingga melebar dan jika sudah tampak transparan sudah kalis atau jika sobek dan bentuk sobekannya rapih berarti sudah done)
  4. Siapkan wadah besar yang telah dioles minyak, bentuk adonan menjadi bulat dan olesi dengan minyak permukaannya sebelum di tutup plastic wrap/kain bersih. Letakkan di tempat yang paling hangat di rumah Anda, saya menyimpan di lemari. Selama kurang lebih 1 jam atau hingga adonan mengembang dua kali lipat. Resep membuat roti gandum wheat bread mudah dengan mixer
  5. Setelah mengembang, kempeskan adonan dengan tangan. Letakkan di permukaan yang telah ditaburi tepung (saya memilih di oles minyak) bentuk memanjang sesuai dengan loyang yang kita gunakan. Oles permukaan dengan minyak, tutup dengan plastic wrap yang longgar saja dan diamkan hingga mengembang dua kali lipat. Kurang lebih 30 menit, tergantung suhu. Jangan lupa panaskan oven pada suhu 180′ C. Resep membuat roti gandum wheat bread mudah dengan mixer
  6. Setelah oven panas, adonan siap dipanggang. Waktu pemanggangan kurang lebih 45 – 50  menit. Set waktu setiap 15 menit seperti yang telah saya sebutkan di atas. 
  7. Setelah 15 menit pertama, tutup dengan aluminium foil agar tidak terlalu gosong dan crunchy. Tapi jika memang menyukainya, bisa di skip saja. Set lagi 15 menit putar posisi loyang. Set lagi 15 menit putar loyang. Cek kematangan jika ditepuk-tepuk permukaannya sudah mengeluarkan bunyi bung..bung seperti berongga berarti sudah matang sempurna. Jika belum yakin bisa tambahkan waktunya. Resep membuat roti gandum wheat bread mudah dengan mixer

Dan.. roti pun matang. Keluarkan dari oven, jangan biarkan terlalu lama di loyang karena panasnya akan menghasilkan embun dan mempengaruhi roti segera keluarkan dari loyang dan dinginkan di atas wire rack. Usap permukaan roti dengan paper towel yang telah dicelup air agar lembut permukaannya. Jangan terlalu banyak nanti meresap airnya hehe..

Selamat mencoba, semoga bermanfaat. Bon Appetit!

Membuat roti gandum wholemeal wheat bread mudah menggunakan mixer

Lily Nurlita Mohamad

Pekerja kantoran yang baru belajar memasak. Setiap kekacauan atau keindahan yang terjadi di dapur saya selalu menjadi hal yang mengasyikkan bagi saya. Tinggal di hiruk-pikuk Jakarta, memasak adalah salah satu momen refreshing yang selalu saya rindukan.

51 thoughts on “Ternyata Membuat Roti Gandum Sendiri itu Mudah!

  • Pingback: Roti Gandum Nutella | cookingasyik

  • Pingback: Honey Oat Wheat Bread | cookingasyik

  • Pingback: Buttermilk Wheat Bread – aah buttermilk memang tidak pernah mengecewakan! | cookingasyik

  • Pingback: Apa itu Wheat Bran? | cookingasyik

  • Pingback: Honey Wheat Bushman Bread – ah roti gandum yang macho! | cookingasyik

  • Pingback: Yuk Membuat Roti Tawar Sendiri! | cookingasyik

  • Pingback: Finally Found You – Resep Basic Roti (Tawar, Pizza, Roti Isi) Terbaik! | cookingasyik

  • February 26, 2015 at 11:22 am
    Permalink

    Hallo mbak….salam kenal ya….udh nyoba roti gandum ini..dan hasilnyaaaa…bantet..

    Reply
    • February 26, 2015 at 11:45 am
      Permalink

      Hai Mbak Nury, jangan putus asa ya *pukpuk* Saya juga dulu sering ngalamin hihi. Mbak, ada banyak hal yang menyebabkan bantet.
      Mbak Nury kalau boleh tau pakenya ragi apa? Apakah sudah dicek aktif/gaknya? Kalau raginya sudah tidak aktif bisa menyebabkan adonan tidak mengembang dan bantat.
      Atau saya juga dulu sering mengalami kebanyakan tepung. Hasilnya rotinya ‘berat’ meskipun mengembang tapi kelas berat hehee.. Mungkin

      Mbak Nury bisa coba saat di mixer hingga kalis (10 menit) meski adonan agak lembek tidak mengapa. Setelah kalis, letakkan adonan di permukaan yang diberi tepung sedikit. Tambahin sedikit-sedikit saja kurang lebih 1 sdm setiap nambah, hingga tidak lengket saja. Sudah langsung di proofing beri minyak dulu sebelumnya.

      Selamat mencoba ya Mbak semoga kali ini berhasil

      Reply
  • February 26, 2015 at 7:03 pm
    Permalink

    Pake fermipan mbak…dan raginya baru koq..ngembang waktu disatuin dgn susu+air dll itu.. oya tepungnya semuanya pake gandum utuh yg kayak serbuk gergaji itu lho mbak…pake tpng protein tinggi cm kurleb 1.5sm wktu adonan dirasa kelembekan…apa emang kalo pake tepung gandum utuh itu emang yg bikin teksturny padat n bantat mbak? Apa memang hrs dicampur?…oke mbak…blm nyerah nih masih penasaran hahaha

    Reply
    • February 26, 2015 at 7:25 pm
      Permalink

      Hihi kayanya aku tau kenapa gak ngembang. Mbak Nury, tepung gandum utuh itu bentuknya seperti tepung mbak. Kalau yang seperti serbuk gergaji itu wheat bran. Kulit ari gandum yang tidak bertepung, jadi wajar kalau raginya tidak bekerja. Kompisisi wheat bran menurut penjualnya 10-20% dr takaran tepungnya. Mengenai wheat bran bisa dilihathttp://cookingasyik.com/2014/11/15/apa-itu-wheat-bran/ Seperti itu.. *alaSyahrini*

      Semoga membantu ya.. Ayoo wiken coba lagi!

      Reply
  • February 26, 2015 at 8:01 pm
    Permalink

    Oalaahh….ternyata biang keroknya si wheat bran itu ya….aku juga sdh curiga, baiklah kalo begitu..akan kucoba lagiii #niaat bgt# makasih ya mbak lily sharing ilmunya..jgn bosen ya hehe

    Reply
  • March 6, 2015 at 9:48 am
    Permalink

    pagi mbaa..saya udah ngadon sblum baca ini,jadi sptnya saya jg salah di tepungnya..sy pake yg kasar dan gak ngembang,jadi gak bisa dipermak ya?sayang dong kebuang ya?tolong sarannya n makasih

    Reply
    • March 6, 2015 at 11:31 am
      Permalink

      Pagi Mbak Devita yang lagi galau,
      Apakah yang dimaksud tepung kasar itu seperti serbuk gergaji? Kalau memang iya, berarti itu namanya wheat bran (kulit ari gandum) yang memang tidak bisa mengembang jika tidak dicampur dengan tepungnya. Mengenai wheat bran lihat di sini ya Mbak http://cookingasyik.com/2014/11/15/apa-itu-wheat-bran/ Biasanya saya menggunakan wheat bran ini 20% beratnya dari tepungnya, untuk sensasi kres kres ketika digigit rotinya.

      Saya juga tidak tahu Mbak, apakah jika kemudian ditambahkan tepung protein tinggi/tepung gandum akan ngembang. Kalau saran saya, lebih baik berkorban yang ini terpaksa harus kebuang daripada jika ditambah tepung juga gak mau ngembang 🙁 Maaf ya Mbak tidak membantu

      Reply
      • March 6, 2015 at 1:04 pm
        Permalink

        iya mba sy coba tambah cakra tp gak ngembang juga,jadi harusnya tambah tepung gandum halus ya?yg harganya lebih mahal ya….dan komposisinya,banyakan yg halus ya?okd terpaksa sy korbankan deh,makasi ya mba infonya

      • March 6, 2015 at 1:53 pm
        Permalink

        Sebetulnya pake cakra juga gapapa Mbak tetap mengembang kalau prosesnya dari awal. Ini karena kecelakaan tadi jdnya gak ngembang. Ayoo coba lagi

  • April 7, 2015 at 11:57 am
    Permalink

    Mbak, mw tanya,raginya 1bks tuh brp gram y mbak? Ini sy masukin fermipan 1bks(500gram) adonannya padet banget mbak,ga kayak yg difoto..gmn dong mbak, thx mbak

    Reply
    • April 8, 2015 at 7:31 pm
      Permalink

      Hai Mossad, kalau merek fermipan 1 bks/sachetnya 11 gr ada tulisannya begitu. Kalau yang dimaksud mbak 500gr tuh tepungnya kah? Agak rancu nih saya hehe

      Reply
      • April 16, 2015 at 12:25 am
        Permalink

        Saya masukin fermipan 500gr mbak..haduh kacauu.. waktu itu sy dadakan mau bikin,ga sempet nungguin jawaban dr mbak, jd sy masukin semua..hahaha

      • April 16, 2015 at 6:36 am
        Permalink

        Hahahhaa kebayang rasanya asem pait ya. Kok bisa Mbak, hihi kan biasanya di resep ditulis ragi berapa sdt gitu.

  • April 16, 2015 at 7:39 pm
    Permalink

    Hallo mba lilly…nury lagi…skrg saya sdh jago bikin roti gandum #sombooonggg!! Hihihi…jd bener yaa setelah ketemu tepung gandum yg tepat. Bikin roti gandum jd nagih wahahaha…#jumawa…makasiii ya mbak lily..muaach

    Reply
    • June 6, 2016 at 9:59 am
      Permalink

      pake tepung apa mb? belinya dimana tepung gandumnya?

      Reply
      • June 10, 2016 at 7:46 am
        Permalink

        Hai Mbak Nury. Pake tepung gandum (whole wheat) biasanya bwli di toko bahan kue ada. Kalo lagi gak sempet/males ke toko saya order ke Toko Bahan Kue Sukasari lewar facebook. Bisa dicoba.

  • April 26, 2015 at 7:03 am
    Permalink

    mbak lily.. kalau manggang bread pakai api bawah atau bawah ajaaa? saya pakai kirin 19L juga mbak.. saya pernah nyoba kok atasnya jd kering dan gosong .. mohon sarannya.. makasih mbak..

    Reply
    • April 27, 2015 at 8:20 am
      Permalink

      Hai Mbak Dewi. Pakai api atas bawah Mbak, loyangnya diletakkan di rak paling bawah. Saya dulu juga sampek stress bikin atasnya keras malah, bawahnya masih belum mateng. Akhirnya setelah saya menemukan penempatan rak yang sesuai, roti saya selalu sukses hehe. Kalau atasnya tidak mau terlalu gosong terutama jika membuat roti tawar karena dipanggangnya lama, bisa ditutup dengan aluminium foil. Semoga membantu ya.. Happy baking!

      Reply
  • May 9, 2015 at 8:02 pm
    Permalink

    mba,nanya dong mikser apa ini yg dipake yaa? trus harganya berapa? pegel juga pake tangan.. haha… makasi sebelumnya..

    Reply
  • September 27, 2015 at 7:03 pm
    Permalink

    mbak lily mau nanya, kalo buat manggang pake toaster bisa nggak ya? kalo oven mahal belinya

    Reply
    • October 9, 2015 at 4:57 pm
      Permalink

      Hai Akio. Kalau memanggang adonan roti mentah ya memang harus di oven hehe.. Kalau toaster kan untuk memanggang roti yang sudah jadi untuk menjadi roti bakar ya. Jadi beda fungsi. Mengenai harga oven, bervariasi kok bisa brosing-brosing siapa tau dapat harga yang ekonomis. Oven listrik saya ukuran 19L waktu itu saya dapat dengan harga 375rb, 800 watt api atas-bawah. Semoga membantu!

      Reply
  • Pingback: 100% Whole Wheat Bread Roll : 2nd Trial | mahaki kitchen

  • December 9, 2015 at 9:21 pm
    Permalink

    Hallo mbak… saya baru nyoba nih.. yg pertama bantet..yg ke 2 blom jadi.. kyax sih gagal juga.. g ngembang sedih deh jdnya

    Reply
    • December 10, 2015 at 12:44 pm
      Permalink

      Hai hai Annie, gimana hasil keduanya berhasil kah? Gak ngembangnya kenapa yaa… raginya masih aktif kan?

      Reply
  • January 15, 2016 at 1:08 pm
    Permalink

    mf y mbk mo tnya,,klo pke oven tangkring bs jg gk mbk?

    Reply
    • January 28, 2016 at 11:49 am
      Permalink

      Hai Mbak, bisa kok Mbak. Beberapa teman membuat roti dengan otang. Agar api atasnya maksimal, bagian atas luarnya ditutup loyang. Saya sendiri karena tidak punya otang tidak bisa sharing lebih banyak Mbak. Hehe.. semoga membantu ya..

      Reply
    • January 28, 2016 at 11:52 am
      Permalink

      Hai Mbak, bisa kok pake otang. Tapi sayangnya saya sendiri belum pernah coba karena gak punya hehe. Kalau gak salah, bagian atasnya ditutup dengan loyang (atas luar) agar api atasnya maksimal.

      Reply
  • February 2, 2016 at 7:55 pm
    Permalink

    Hai mbaa, lg seneng bikin roti, ketemu blog ini rasanya surga heheh, klo resep ini tp diisi coklat ato keju bisa gak sih mba? *penasaran

    Reply
    • February 4, 2016 at 11:29 am
      Permalink

      Hahaha aku juga pecandu bikin roti sendiri Mbak. Selamat ngubek-ngubek ya… Bisa saja kok diisi dengan isian kesukaan. Selamat mencoba!

      Reply
  • February 20, 2016 at 1:37 pm
    Permalink

    Pagi mba. Mba, sy lg coba resep roti gandum diatas. Bok adonannya lembek bgt yah, gs bs elastis. Akhirnya sy rambahin tepung gandum lg sampe 500gr n tambahun yeast, tp msh lembek jg. Jdnya ga kaya roti.

    Reply
    • March 20, 2016 at 5:55 am
      Permalink

      Hai mbak Hikmah, kalau boleh tau pakai whole wheat atau wheat bran (sebagai campuran)? Semestinya adonan memang agak lembek tapi masih bisa diajak kerjasama 😉 saat nguleni selain tambah tepung sedikit, tangan kita dioles minyak biar gak lengket.

      Reply
  • February 26, 2016 at 2:44 pm
    Permalink

    Mbak salam kenal, mau tanya nunggu ragi susu dll sampai ngembang brp menit ya mbak? Makasih

    Reply
    • March 20, 2016 at 5:52 am
      Permalink

      Hai Juang, kurang lebih 5-8 menit. Liat saja sampai si raginya berbuih-buih gitu.

      Reply
  • March 19, 2016 at 10:57 am
    Permalink

    Mbak KO adonan aku encer ya padahal udah sesuai petunjuk.ya udah aku ulenin tapi sambil di taburin tepung biar kalis.Dan akhirnya kalis.nunggu hasilnya deg2an takut gagal.tapi adonan ngembang sempurna

    Reply
    • March 20, 2016 at 5:30 am
      Permalink

      Hai Mbak Ima, memang seni membuat roti seperti itu. Kadang meski kita sudah mengikuti resep tapi kondisi adonan berbeda. Ada beberapa hal yang mempengaruhi misalnya suhu atau merek tepung terkadang membuat adonan berbeda. Intinya sih kalau encer ya tambahin tepung lagi dikit2, konsistensi adonan yang agak lengket menurut saya lebih baik daripada yang kebanyakan tepung hehehe. Kebanyakan tepung ntar si rotinya jado manteeep banget hihi.. Thanks anyway mau recook dari resep ini ya. Bisa sharing2 hasilnya di instagram @cookingasyik atau di fb Cooking Asyik ya Mbak

      Reply
  • April 1, 2016 at 6:48 pm
    Permalink

    halo mba Lily, boleh tau ga mba pakai tepung gandumnya merek apa. saya punya percobaannya gagal 🙁

    Reply
    • May 22, 2016 at 5:59 am
      Permalink

      Hai Mbak Sunnie saya gak tau malah mereknya apa. Beli di TBK mbak

      Reply
  • April 3, 2016 at 3:00 pm
    Permalink

    Mbaak…untuk resep ini bisa juga kah ditambahkan wheat bran 10-20% ??

    Reply
    • May 22, 2016 at 5:58 am
      Permalink

      Hai Mbak Nino, bisa saja ditambah..

      Reply
    • February 21, 2017 at 9:29 am
      Permalink

      Waalaikumsalam Mbak, terima kasih sudah mampir ke sini ya. Kalau menggunakan oat yang di blender, sebaiknya dicampur dengan tepung terigu Mbak. Karena jika hanya oat saja tidak bisa.

      Reply

Leave a Reply