Banana Bread Mudah

imageMeski namanya banana bread, tapi pembuatannya tidak menggunakan ragi seperti bread-bread pada umumnya. Bisa jadi karena proses pemanggangannya yang menggunakan loyang loaf  yang biasa digunakan untuk memanggang roti. Saya mencoba mencari literaratur tentang ini belum menemukan. Siapa tau diantara teman-teman ada yang menemukan bisa share ya hehe, penasaran. 

imageDari sekian banyak resep yang beredar di internet, saya mencoba resep dari joyofbaking.com. Saya berniat akan mencoba satu persatu resep yang menarik perhatian saya dan menentukan resep mana yang kemudian akan menjadi andalan.

Beberapa resep menggunakan palm sugar, selain untuk mendapatkan cita rasa yang khas juga untuk menghasilkan warna kecoklatan yang menggemaskan.

Semula saya berniat mencoba resep dari allrecipes yang tampaknya sangat recommended dari members-nya, namun setelah saya cek palm sugar saya sudah habis dan ada adegan mengocok menggunakan mixer untuk melembutkan butter dan palm sugarnya. Ah suasana hati saya sedang ingin yang ringkas-ringkas, jadi saya memilih resep joyofbaking saja. Karena malas juga mengeluarkan timbangan, saya menggunakan measurement cup.

imageHampir dikatakan resep ini anti gagal mudah dibuat oleh siapa saja. Prinsipnya seperti membuat muffin, mencampur semua bahan kering dalam satu wadah dan bahan basah di wadah yang lain. Kemudian disatukan diaduk sehingga semua bahan tercampur rata, namun jangan keasyikan mengaduk sehingga mengakibatkan over mix. Hal ini akan membuat hasilnya akan keras alias bantat. Oh ya, yang terpenting adalah pisangnya harus matang. Semakin matang semakin bagus rasa yang dihasilkan. Jangan sekali-kali menggunakan pisang yang kurang matang karena Anda akan kecewa, saya pernah mengalaminya saat membuat muffin rasanya kurang pisang dan agak getir.

imageAroma yang menguar dari oven ah.. bagi saya amat sangat membahagiakan. Seisi rumah wangi pisang, kayu manis, vanilla hmm.. membuat mata saya berkali-kali ngintip oven penasaran udah mengembang berapa tinggi, udah golden brown belum, ngecek timer nya sambil membatin kok lama amat jalannya haha. Belum lagi dibantu pemeran figuran cacing-cacing di perut saya yang semakin memperkeruh suasana. Resep-resep berbahan pisang memang tidak pernah mengecewakan. Olahan pisang yang lain bisa dilihat di link ini Banana Choco Muffin, Chocolate Banana Cake atau tambahkan 1 buah pisang dengan resep Buttermilk Pancake.

imageOk, sebelum saya dilempar sendal jepit karena kebanyakan ngoceh, mari kita menuju ke resep.

BANANA BREAD – joyofbaking.com

Bahan-bahan:

  • 3 buah pisang yang matang, kupas dan hancurkan menggunakan garpu (saya menggunakan pisang ambon)
  • 1 cup (115 gr) walnut (saya skip)
  • 1 3/4 cup (230 gr) tepung terigu serba guna
  • 3/4 cup (150 gr) gula halus (saya menggunakan 1/2 cup gula pasir)
  • 1 sdt baking powder
  • 1/4 sdt garam
  • 1 sdt cinnamon/kayu manis bubuk
  • 2 telur ukuran besar, dikocok ringan
  • 1/2 cup (113 gr) unsalted butter, cairkan dan dinginkan
  • 1 sdt vanilla extract atau sesuai selera

Cara membuat:

image

  1. Panaskan oven pada suhu 180′ C.
  2. Siapkan loyang loaf jika ada, atau gunakan loyang apa saja tidak masalah. Saya menggunakan loyang loaf yang melebar ke atas. Ukuran bawah 18×8 cm atas 22×12 cm. Olesi dengan minyak sayur atau mentega/margarin.
  3. Dalam satu wadah campur terigu, gula, cinnamon bubuk, garam dan baking powder. Aduk hingga tercampur rata.
  4. Dalam wadah lain hancurkan pisang menggunakan garpu, masukkan telur, mentega cair, vanilla extract aduk hingga rata dan homogen. 5. imageimage
  5. Setelah tercampur rata, tuang adonan cair ke adonan kering. Menggunakan spatulla aduk hingga seluruh tepung tercampur semua dan menjadi adonan basah. Namun jangan over mix ya.image
  6.  Tuang adonan ke dalam loyang, panggang selama 45-60 menit atau dengan lakukan tes tusuk untuk mengetahui kematangannya. Oven mungil saya memerlukan waktu 50 menit hingga matang.
  7. Setelah matang, keluarkan dari oven diamkan selama kurang lebih 10 menit atau hingga loyang tidak terlalu panas. Keluarkan banan bread dari loyang dan biarkan hingga dingin di atas wire rack.
  8. Jika sudah dalam suhu ruang atau masih agak hangat, bisa dipotong-potong lebih mudah menggukan pisau bergerigi. Sajikan dan siap disantap!!

imageOh ya, resep ini menggunakan loyang saya mendapatkan 15 irisan sedang banana bread.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat. Bon Appetit!

Lily Nurlita Mohamad

Pekerja kantoran yang baru belajar memasak. Setiap kekacauan atau keindahan yang terjadi di dapur saya selalu menjadi hal yang mengasyikkan bagi saya. Tinggal di hiruk-pikuk Jakarta, memasak adalah salah satu momen refreshing yang selalu saya rindukan.

17 thoughts on “Banana Bread Mudah

  • Pingback: Banana Choco Muffin – sempurna! | cookingasyik

  • February 27, 2015 at 11:07 am
    Permalink

    sharing donk mbaa…mba klo bake pake oven apa ya? aq drmh cuma ada oven biasa yg pake kompor cuma masaknya suka gak rata, pengen beli yg pake listrik tp low budget aja..pake microwave bisa gak mba?
    maklum pemula…he

    Reply
    • February 27, 2015 at 11:39 am
      Permalink

      Mbak Uni, saya pakai oven merek Kirin yang 19 liter. Saya waktu itu beli di online shop L*zada kurang lebih 475rb Mbak. Gak terlalu mahal kan? Kalau untuk baking tidak bisa menggunakan microwave Mbak. Kecuali microwave yang sekaligus juga ada fungsi ovennya. Tapi menurut beberapa artikel yang saya baca lebih baik pilih oven yang memiliki fungsi memanggang saja tidak gabung sbg microwave juga.
      Semoga membantu ya

      Reply
  • February 27, 2015 at 2:00 pm
    Permalink

    makasih mba infonya 🙂
    membantu sekali

    Reply
  • April 25, 2015 at 6:35 pm
    Permalink

    mba mau tanya.. oven saya kan kirin juga, kemaren saya bikin pakai oven itu, dengan resep lain memang tapi agak mirip juga konten sama stepnya, terus saya bakar pakai api atas bawah di pilihan ovennya… hasilnya yg atas kebakar juga yg dalem belum mateng.. ada saran kah mbak? terima kasih..

    Reply
    • April 27, 2015 at 8:18 am
      Permalink

      Hai Mbak Dewi. Pakenya rak paling bawah Mbak, jangan rak tengah. Saya dulu juga sampek stress bikin atasnya keras malah, bawahnya masih belum mateng. Akhirny setelah saya menemukan penempatan rak yang sesuai, roti saya selalu sukses hehe. Kalau atasnya tidak mau terlalu gosong terutama jika membuat roti tawar karena dipanggangnya lama, bisa ditutup dengan aluminium foil. Semoga membantu ya.. Happy baking!

      Reply
      • April 30, 2015 at 9:57 am
        Permalink

        mba lily,,,aq udh coba bikin ini kmren. teksturnya kok agak bantat gitu ya mba..tp rasanya endes cuma agak padet gitu aja breadnya. pas saya tusuk pake lidi udh gak lengket kok mba dan pas ngadon juga gak over mix.
        apa ngaruh sama mentega cairnya yg memang masi anget saya campur k adonan mba?
        tepung serba guna itu segitiga biru atau kunci biru mba?

      • May 1, 2015 at 8:09 am
        Permalink

        Mbak Uni, hehe aku udah liat fotonya di IG. Yang penting enak Mbak. Tepung serbaguna biasanya ada tulisannya untuk aneka masakan (segitiga biru). Kunci biru itu tepung protein rendah untuk cake, kue kering ada tulisannya juga. Pake tepung apa mbak?

  • May 4, 2015 at 12:04 pm
    Permalink

    pertama pake kunci biru yg di IG trus saya coba lagi pake segitiga biru dan menteganya suhu ruang eh makin bantet 🙁
    pisangnya mmg agak kematengan sih mba,,,ngaruh gak ya..klo liat punya mba itu mekar banget…beda sama punya aq 🙁

    Reply
    • May 4, 2015 at 10:41 pm
      Permalink

      Waduh kenapa ya Mbak hihi. Biasanya semakin mateng pisangnya sih semakin enak. Barangkali karena aku pake baking powder double acting ya jadi lebih mengembang.

      Reply
  • May 16, 2015 at 8:28 pm
    Permalink

    Mba kalo unsalted butter biasa pake merk apa yah…tks

    Reply
    • May 17, 2015 at 12:43 am
      Permalink

      Kalau saya biasanya pilih yang paling ekonomis hihi. Kalau beli di supermarket ada Anchor, Elle Vire dan beberapa lagi. Untuk lebih hemat beli kiloan di toko bahan kue, saya biasanya nyetok 500 gr – 1 kg. Tapi sekarang saya sedang tidak nyetok menggunakan margarin Royal Palmia yang ada sensasi rasa butternya. Yah lumayan lah meski sebetulnya rasanya ada asinnya ya.

      Reply
  • Pingback: Banana Choco Chunks Muffin – pengobat rindu! | cookingasyik

  • March 6, 2017 at 7:38 pm
    Permalink

    Saya baru saja buat banana bread menggunakan oven tp knp dalemnya basah yaa ga kering spt foto mba… salahnya dimana yaa??

    Reply
    • March 7, 2017 at 3:23 pm
      Permalink

      Sebelum diangkat tes tusuk dulu mbak untuk memastikan dalamnya sudah matang.

      Reply

Leave a Reply