Cheese Pound Cake with Lemon Icing, dan cream cheese pun terselamatkan

20140418-105243.jpg

Saya merupakan salah satu dari sekian golongan umat manusia yang ceroboh, suka gak perhitungan, suka menimbun di kulkas dengan anggapan ah tar kalo butuh biar gak repot harus keluar. Alhasil, 30% timbunan saya biasanya berakhir di tempat sampah. Kebiasaan ini sering membuat suami saya uring-uringan, terkadang saya membersihkan kulkas harus diam-diam agar gak kena omelan haha. Tapi biasanya sih berakhir dengan ketahuan juga, karena ketika membuka kulkas akan lebih kinclong, rapi dan menipis haha.

Nah, sejak saya hobby membaking, sudah ada cream cheese kadaluarsa, mascarpone merek yummy juga sama sampai udah pahit rasanya karena saya paksa olah di tanggal sama dengan tanggal kadaluarsa, mozzarella berjamur, cream bau, dan beberapa hal memalukan lainnya. Dalam rangka memperbaiki diri, saya bertekad untuk stok cream cheese ini tidak boleh terlambat diolahnya. Tanggal kadaluarsa 18 April, saya sudah aware dari minggu sebelumnya. Tapi masih belum kepikiran mau bikin apa.

Tadinya cream cheese itu saya beli dengan niat untuk membuat red velvet. Tapi kok rasanya malees banget bikin red velvet ingin coba resep baru. Hari pun berlalu, eh malah saya asyik ngulik roti bahkan sampai buat dua kali. Akhirnya tanggal 17 April pagi buta, setelah malamnya menemukan resep yang cucok saya mencoba resep baru yang saya ambil dari Joy of Baking untuk pound cake nya, untuk lemon butter cream seperti butter cream biasa hanya ditambahkan perasan air jeruk nipis.

Cheese Pound Cake with Lemon Icing

Bahan Cake:
– 390 gr terigu serbaguna (saya menggunakan terigu protein rendah merek Kunci Biru)
– 1 sdt baking powder (saya menggunakan Hercules, double acting bp)
– 1/4 sdt baking soda
– 1/2 sdt garam
– 340 gr unsalted butter suhu ruang
– 226 gr cream cheese suhu ruang (saya menggunakan 250gr satu wadah merek yummy)
– 550 gula kastor/halus (ini jadinya manis bangeet, rasanya jika 250-300 gr saja sudah cukup)
– 2 1/2 sdt vanilla extract (saya hanya 1/2 sdt saja, suka gatal lidah saya kalau kebanyakan vanilla)
– 6 butir telur suhu ruang
– parutan kulit jeruk nipis/orange (optional)

Bahan Icing:
– 200 gr butter suhu ruang
– 100 gr hollman instant butter cream (warna putih, sudah manis)
– air perasan jeruk nipis 6 buah ukuran kecil atau 3 buah sedang/besar (sesuai selera keasaman yang diinginkan)
– 2 sdm gula halus, jika kurang manis tambahkan
– pewarna kuning 2 tetes (optional)

Bahan Olesan:
3 sdm madu
3 sdm air jeruk nipis
1 sdm air
Campur rata

Cara Membuat:
1. Panaskan oven pada 180 derajat. Siapkan loyang dioles margarin dan ditabur tepung semua sisinya, atau bisa dialasi kertas roti dan dioles margarin lagi.
2. Ayak dan campur tepung, baking powder, baking soda dan garam.
3. Kocok mentega sebentar, masukkan cream cheese dan kocok hingga tercampur rata. Masukkan perlahan pada kecepatan rendah gula pasir. Kocok hingga mengembang dan fluffy. Kurang lebih selama 5 menit di kecepatan sedang-tinggi.
4. Turunkan pada kecepatan rendah, masukkan telur satu butir, jika sudah rata baru masukkan telur lagi satu butir. Begitu seterusnya hingga telur keenam.
5. Setelah campuran telur rata, masukkan terigu dalam tiga bagian.
6. Aduk rata, jangan lupa cek di bagian dasar masih ada mentega yang belum tercampur tidak. Adonan akan menjadi banyak, dan kental. Jangan lupa masukkan pula parutan kulit jeruk.
7. Masukkan ke dalam loyang, saya menggunakan loyang kotak 24x24x7, ratakan permukaannya dan panggang selama 50-55 menit kalau di resep aslinya. Di oven saya, masih bergetar basah gitu tengahnya saya tambahkan kurang lebih 15 menit hingga lidi dimasukkan keluar dalam keadaan bersih, dan permukaannya kecoklatan.

20140418-104209.jpg
8. Dinginkan sampai suhu ruang, masukkan kulkas 30 menit – 1 jam. Dalam keadaan dingin lebih mudah di handle karena cakenya sangat empuk dan rapuh.

Sebetulnya tanpa diberi icing juga sudah enak, bahkan kemarin maksa mau di juriin sama chef kokom di Horison Bekasi, anget2 saya potong dan saya bawa ke sana. Hasilnya sudah oke, teksturnya lembut. Cuman memang kemanisan! Atas sarannya gula 250-300 gr saja sudah cukup. Dan memang karena terlalu manis, maka si kejunya gak kerasa betul padahal sudah lebih banyak dari resepnya.

Pulang kantor, sibuk nyari ide untuk mengakali rasa terlampau manis dan eneg butter yang suamiku gak suka pake apa yaa.. Brosing sana sini kebanyakan sih pake buah-buahan ya sohib nya pound cake ini. Maksudnya tentunya sebagai penyeimbang rasa buttery nya.

Akhirnya nemu ide, pake icing lemon aja karena masih punya stok jeruk nipis yang hampir mengkisut juga.

Cara Membuat Icing:
Bisa menggunakan resep butter cream apapun yang menjadi andalan Anda, hanya tambahkan air perasan lemon/jeruk nipisnya ketika telah mengembang. Dan kocok lagi hingga merata. Yang saya lakukan:
1. Kocok mentega dan hollman instant butter cream, gula hingga mengembang kurang lebih 15 menit.
2. Setelah mengembang tambahkan air jeruk nipis kocok lagi hingga merata.
3. Cicipi, jika dirasa kurang manis bisa ditambahkan sesuai selera.

Cara Menghias:
1. Belah kue menjadi 2 bagian, bisa menggunakan pisau bergerigi atau benang.
2. Olesi permukaan cake dengan bahan olesan.
3. Diamkan agar meresap sesaat, oles dengan buttercream secukupnya ratakan.
3. Tumpuk dengan layer satunya, oles tipis permukaan dengan cream. Baru kemudian menggunakan pipping bag spuit bintang dihias seluruh permukaannya.

20140418-115316.jpg

Hasilnya : sangat memuaskan, lemon icingnya secara ajaib bisa mengimbangi cake yang kemanisan dan eneg rasa butternya. Dan suami pun suka :))

Lily Nurlita Mohamad

Pekerja kantoran yang baru belajar memasak. Setiap kekacauan atau keindahan yang terjadi di dapur saya selalu menjadi hal yang mengasyikkan bagi saya. Tinggal di hiruk-pikuk Jakarta, memasak adalah salah satu momen refreshing yang selalu saya rindukan.

2 thoughts on “Cheese Pound Cake with Lemon Icing, dan cream cheese pun terselamatkan

  • May 26, 2015 at 5:12 pm
    Permalink

    Hallo lagi, Mbak. Aku juga suka nyontek resepnya Joy of Baking & rata-rata manisnya bikin diabetes (hahahaha).

    Reply

Leave a Reply